Lakon Pewayangan : Kisah Sakuntala, Ibu Bharata

0 235

Perkasa terpandang di dunia. Sesudah genap bulannya, Sakuntala melahirkan seorang bayi laki-laki yang rupawan. Pada usia 6 tahun, semua binatang dapat dikendalikannya. Sehingga Ia diberi nama Sarwadamana yang berarti penakluk semuanya. Tibalah saatnya Sakuntala membawa Sarwadamana ke istana dengan diiringi cantrik untuk meminta janji Raja yang akan menjadikan Sarwadamana sebagai putra mahkota pengganti Raja. Tetapi Sakuntala terkejut sekali bahwa raja mengingkari apa yang pernah dijanjikan kepadanya, bahkan raja menghinanya dengan kata-kata yang menyakitkan hati.

Dengan hati yang sedih dan pilu Sakuntala pergi meninggalkan istana Raja. Tiba-tiba terdengarlah suara dari langit ditujukan kepada Raja Dusyanta yang sedang dikelilingi pegawai istana, para menteri dan guru-gurunya. “Akuilah anakmu wahai Dusyanta, jangan menghina Sakuntala, dia telah berkata benar, dan namailah anakmu dengan “Bharata” dalam bahasa Sansekerta berbunyi “Bharasva” yang berarti terimalah dan akuilah. Mendengar suara tersebut Raja sangat bersukacita, bersabdalah beliau kepada para pegawai dan menteri-menterinya, bahwa anak Sakuntala memang putranya, namun kalau Raja menerimanya hanya atas dasar kata-kata Sakuntala, hal itu akan merupakan noda bagi putranya.

Kemudian Baginda melakukan upacara-upacara suci sesuai dengan kewajiban sebagai seorang ayah, serta Sakuntala kini menjadi permaisuri Baginda yang diterimanya dengan penuh kasih sayang dan penghormatan. Itulah kisah Bharata yang akhirnya menjadi Raja Hastinapura dan menjadi bakal Wangsa Bharata

Source Wayangku Wayang Indonesia
Comments
Loading...