Lakon Pewayangan : Kisah tentang Garuda Aruna

0 117

Benarkah Ibu nggak mau pergi?

Winata mengangguk pelan, merespon pertanyaan putranya Garuda Aruna.

Lalu apa yang harus kulakukan untuk membebaskan Ibu dari perbudakan?! Percuma aku menjadi Raja kalau aku nggak bisa membebaskan Ibu!

Dewi Winata terbang melesat mengambil mahkota putranya, dan kembali menyematkan mahkota itu ke kepala putranya seraya terisak bercucur  air mata dan berkata;

jangan pernah kau buang lagi kebanggaanmu Nak. Jangan pernah lagi kau buang kebanggaan Ibu, kebanggaan Bangsa kita, Bangsa Garuda

Aruna ikut terisak, dadanya naik-turun menahan emosi.

“Ibu nggak bisa pergi Putraku, Ibu sudah terikat pada takdir. Sudahlah ibu nggak apa-apa kok.”

“Takdir? Bisa dirubah dengan usaha!”

Source kompasiana.com kompasiana.com/jannuary/5af60cf316835f1384434782/wayang-saga-series-episode-35
Comments
Loading...