Lakon Pewayangan : Kurawa Mencuri Hewan Matswapati

0 186

Konon diceritakan, raja Duryudana selalu berusaha untuk mencari tempat persembunyian Pandawa. Mendengar kabar dari Wiratha bahwa Kincaka terbunuh oleh raksasa, Duryudana berniat untuk merampas semua hewan ternak Prabu Matswapati yang ada di Trigata. Semua saudarasaudaranya menyetujuinya. Pada suatu hari Kurawa berangkat, sebagian ke Trigata, sebagian lagi ke wilayah yang berdekatan dengan negara Wiratha. Di Trigata terjadi peperangan besar, sampai Prabu Matswapati tertangkap dan ditawan.

Pandawa datang membantu, kecuali Arjuna tidak ikut datang. Kurawa lari dan Prabu Matswapati dapat dilepaskan. Para Kurawa yang bertempat di wilayah dekat Wiratha, dengan mudah dapat merampas hewan-hewan ternak, karena tidak ada yang melawan. Para penggembala berlarian ke kota untuk melaporkan hal ini kepada Utara, putra raja yang sedang bertugas menunggu kota. Utara ingin sekali mengusir musuh, namun tidak mempunyai sais kereta. Sairindri lapor kepada Wrahatnala yang segera menjumpai Utara, serta sanggup menjadi sais keretanya.

Setelah tiba di wilayah yang diduduki Kurawa, Utara takut, akan kembali ke kota. Wrahatnala mengaku bahwa sebenarnya dia adalah Arjuna. Utara gembira karena sudah mengetahui kesaktian Arjuna, sehingga meskipun hanya dua orang, sanggup melawan Kurawa yang jumlahnya banyak. Kereta dilarikan untuk mengambil senjata yang disimpan pada rongga pohon dan segera kembali menghadapi Kurawa. Terjadilah perang dahsyat. Kurawa tidak tahu bahwa banci.

Source bsd.pendidikan.id bsd.pendidikan.id/data/2013/kelas_10smk/Kelas_10_SMK_Pengetahuan_Pedalangan_2.pdf
Comments
Loading...