Lakon Pewayangan : Lakon yang Ada Hanya Cerita

0 87

Lakon yang ada hanya menceritakan datangnya Prabu Kahono ke Kerajaan Trajutresno serta mnegatakan kudeta didepan Prabu Kahono secara langsung. Keempat, adanya tokoh Raden Abimanyu, Semar dan Begawan Ontobogo. Biasanya tokoh tersebut tidak dimunculkan di Wayang Orang THR. Kelima, hadirnya selir-selir Raja Kahono. Pada pertunjukan Wayang Orang THR tidak pernah dimunculkan. Ketidak laziman dari kelima merupakan kreativitas Komunitas Graha Seni Mustika Yuastina Surabaya dalam menyuguhkan pertunjukan, agar penonton mengerti rentetean peristiwa yang jelas serta diharapkan tidak menimbulkan pertanyaan. Dialog Wayang Orang Lakon

Ngabar Sawung Suroloyo

Terlihat dari dialog dalam pementasannya, Wayang Orang Komunitas Graha Seni Mustika Yuastina Surabaya sangat mudah dicerna dikalangan anak muda. Adegan demi adegan digelar sangat menarik dan terperinci, sehingga megundang daya tarik tersendiri. Gerak. Gerak merupakan perwujudan dari suatu ide yang kreatif. Gerak tubuh dalam tari merupakan elemen dasar pada tari. Pemaparan dan karakter tokoh dapat melihat pada fisik peraga. Gerak tari pada Wayang Orang sebagian besar ditentukan oleh postur tubuh penari.

Pada pemilihan penari untuk menjadi seoarang tokoh pada Wayang Orang, Komunitas Graha Seni Mustika Yuastina Surabaya melihat bentuk tubuh penari. Tipe untuk penari alus seperti Reden Abimanyu biasanya badannya kecil, tinggi sedang, langsing, memiliki wajah yang lonjong, dan hidung berpunggung sipit. Peraga tersebut diharapkan tidak.

Source journal2.um.ac.id journal2.um.ac.id/index.php/dart/article/download/2185/1287
Comments
Loading...