Lakon Pewayangan : Nagatatmala Palastra (Meninggal)

0 62

“Kenapa kita harus kabur? Aku bisa menghadapinya.”

“Kau takkan menang menghadapinya, Kakang.”

“Kita mau lari kemana, Kakang?!”

“Tenang, Dinda Mumpuni. Kita lari ke Kayangan Saptapertala, dalam perut bumi.”

Bambang Nagatatmala mengheningkan cipta, dan menghentakkan kakinya ke tanah. Ajaib, sekali hentak tanah menyusur membentuk sebuah gerbang megah, Gerbang Saptapertala. Mereka berlari masuk ke pintu gerbang yang terbuka sendiri. Seiring masuknya mereka, tanah sekitar gerbang meluruh. Longsor menimbun pintu gerbang yang perlahan menutup. Hingga rata seperti semula. Dalam pengejaran, Batara berwajah raksasa Batara Yamadipati dihadap seorang prajurit yang melihat Dewi Mumpuni dan Nagatatmala masuk ke dalam tanah.

Tanpa pikir panjang, dengan kesaktiannya Batara penguasa neraka itu menghantam tanah sekuat tenaga hingga amblas puluhan kilometer. Matanya merah menyalang-nyalang penuh amarah layaknya bahan bakar memanaskan otot. Menambah energi membor menembus bumi. Diikuti prajurit-prajurit Kayangan di belakangnya. Tak berapa lama, sampailah Batara Yamadipati di Kayangan Saptapertala, lapis perut bumi ketujuh. Sekali tendang gerbang kokoh Saptapertala itu roboh.

Source kompasiana.com kompasiana.com/jannuary/5a91505ccbe52334c62f5392/wayang-saga-series-episode-29
Comments
Loading...