wayangku.id

Lakon Pewayangan : Narayana Kridha, Pernikahan

0 23

Kisah ini menceritakan pernikahan ketiga Raden Narayana dengan sepupunya, yaitu Dewi Setyaboma, serta bagaimana awal mula ia mendapatkan takhta Kerajaan Dwarawati, dan menjadi raja bergelar Prabu Batara Kresna. Silsilah Prabu Kunjarakresna dan Prabu Yudakala Kresna. Tersebutlah dua raja raksasa kakak beradik yang sama-sama berkulit hitam. Sang kakak bernama Prabu Kunjarakresna dari Kerajaan Dwarawatiprawa, sedangkan si adik bernama Prabu Yudakala Kresna dari Kerajaan Dwarakawestri.

Pada suatu hari kedua raksasa ini memanggil Punakawan Kyai Togog dan Bilung, untuk bertanya apakah benar mereka masih keturunan Batara Wisnu. Kyai Togog pun bercerita, dahulu kala setelah menumpas Prabu Watugunung raja Gilingwesi, Batara Wisnu diangkat menjadi raja Medangkamulan, bergelar Prabu Wisnupati. Salah seorang putranya yang bernama Batara Arnapurna dihasut Batara Kala sehingga memberontak. Prabu Wisnupati marah dan mengutuk Batara Arnapurna menjadi raksasa, bergelar Resi Sudramurti.

Kemudian Resi Sudramurti menikah dengan Dewi Mastura, putri Resi Turila. Dari perkawinan itu lahirlah tiga orang putra yang semuanya berwujud raksasa, bernama Ditya Simparawan, Ditya Triwinggati, dan Ditya Wisnungkara. Ditya Wisnungkara si bungsu adalah titisan Batara Wisnu sendiri yang akhirnya meruwat Resi Sudramurti kembali menjadi dewa. Ditya Wisnungkara lalu mengabdi kepada Prabu Danapati raja Lokapala sebagai brahmana. Ia akhirnya meninggal di tangan Prabu Rahwana raja Alengka saat peristiwa di Lokapala Bedah.

Source albumkisahwayang.blogspot.co.id albumkisahwayang.blogspot.co.id/2016/11/narayana-kridha.html
Comments
Loading...