Lakon Pewayangan : Ngabar Sawung Suroloyo (Rebut)

0 94

Lakon ini menceritakan tentang Raden Gatutkoco dengan Prabu Boma merebutkan suatu wilayah suatu kerajaan jajahan, yang bernama Kerajaan Tunggorono. Menurut cerita Kerajaan Tunggorono ini awalanya merupakan negara jajahan di bawah Kerajaan Pringgondani. Akan tetapi, ketika ada perang besar antara Kerajaan Ngastina dengan rajanya Raden Pandu Dewanata dan Kerajaan Pringgondani dengan rajanya Prabu Trembuko. Perang tersebut dimenangkan oleh Kerajaan Ngastino yang dipimpin oleh Raden Pandu Dewanta dengan terbunuhnya Prabu Trembuko Raja Pringgondani.

Ketika Raja Trembuko telah gugur akhirnya Kerajaan Tunggoro sebagai negara jajahan Pringgondani menjadi terbengkalai. Disisi lain di sebrang negara ada kerjaan Trajutimbang dengan Raja yang bernama Prabu Bomantoro yang haus dengan kekuasaan. Melihat ada negara kecil yang terbengkalai seperti Kerajaan Tunggorono, akhirnya Prabu Bomantoro menyerang Kerajaan Tunggorono. Kerjaan Tunggorono kalah dan akhirnya menjadi negara jajahan dari Prabu Bomantoro.

Prabu Bomantoro merupakan raja yang mempunyai sifat angkara murka. Ketika Prabu Bomantoro di puncak kesombongannya, Prabu Bomantoro naik kekayangan untuk meminang salah satu Bidadari kayangann. Memang kesaktian dari Prabu Bomantoro ini sangat sakti mandraguna, sehingga para Dewa tidak bisa mengalahkannya. Akhirnya para Dewa meminta bantuan pemuda yang ada di bumi yang bernama Bambang Sutijo untuk mengalahkan Raja yang sombong ini. Bambang Sutijo dengan kesaktianya dapat mengalahkan dan membunuh raja Prabu Bomantoro.

Source journal2.um.ac.id journal2.um.ac.id/index.php/dart/article/download/2185/1287
Comments
Loading...