Lakon Pewayangan : Pandawa Kurawa Berguru Durna

0 203

Sesudah Pandawa dan Kurawa berguru pada Krepa, dilanjutkan berguru pada Oruna yang menjadi iparnya Krepa, karena adiknya Krepi diperistri oleh Druna. Druna adalah putera Resi Baradwaja. Pada suatu waktu Druna beserta anaknya yang bernama Aswatama (Aswa = kuda) pergi ke negara Pancala dengan tujuan hendak menemui teman dekatnya yang bernama Sucitra yang sekarang telah menjadi raja di negara Pancala dengan nama Drupada. Druna tidak diterima malah dlhajar oleh Patih Gandamana sehingga sekujur badannya rusak.

Dengan perasaan sedih Druna melanjutkan perjalanannya hendak menemui Krepa di Gajahoya. Di tengah perjalanan bertemu dengan Pandawa dan Kurawa yang sedang bermain “jor gembung” (kain yang dilipat-Iipat digulung hingga bundar untuk bermain jor). Kebetulan gembung masuk ke dalam sumur yang sudah tak berair, dan tidak ada yang berani mengambil. Dengan pertolongan Druna, gembung dapat diambil dengan menggunakan panah ilalang. Para Pandawa dan Kurawa sangat kagum seraya memuja kesaktian Druna.

Hal itu dilaporkan kepada Bisma. Mendengar laporan itu Bisma sangat senang, sebab waktu itu memang sedang mencari guru yang pandai dan sakti. Sebab itu Druna dipanggil dan diminta mendidik dan melatih para kesatria Pandawa dan Kurawa. Druna bersedia memberi pelajaran dengan syarat kalau nanti sudah pandai tidak boleh menolak semua permintaannya. Semua diam, kecuali Arjuna yang telah menyanggupinya. 

Source bsd.pendidikan.id bsd.pendidikan.id/data/2013/kelas_10smk/Kelas_10_SMK_Pengetahuan_Pedalangan_2.pdf
Comments
Loading...