Lakon Pewayangan : Partokromo, Janji Raja Besar

0 202

Partokromo adalah sebuah janji dua raja besar. Prabu Pandudewanata dari Hastinapura dan Prabu Basudewa dari Mandura. Mereka sepakat besanan, mengawinkan anak mereka, Arjuna dan Sembadra. Janji adalah hutang yang harus tetap dibayar. Meski kedua raja diceritakan akhirnya meninggal sebelum menetapi janji, rencana perjodohan itu tetap dilaksanakan.

Dengan berbagai konflik, keduanya akhirnya menikah

kata Margiyono, 60 tahun, seorang dalang asal Sewon, Bantul, kepada Tempo Selasa siang tadi. Lakon wayang yang biasa dikenal masyarakat Jawa dengan kisah Arjuna kawin itulah yang terakhir kalinya dibawakan Ki Timbul Hadiprayitno, dalang senior asal Patalan, Jetis, Bantul. Sang Cermo Manggolo, demikian gelar yang disandang Ki Timbul, membawakan dalam sebuah pementasan di Desa Karanggayam, Bantul, penghujung April lalu. Usai pementasan terakhirnya itu, kesehatan Ki Timbul menurun. Rabu malam dua pekan lalu, dia dilarikan ke Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta. Penyakit paru-paru dan bronkitis yang dideritanya tak lagi bisa kompromi. Tiga hari dirawat, Ki Timbul minta pulang ke rumah.

Rawat jalan saja

kata Kasidi Hadiprayitno, putera keduanya menceritakan. Seolah sadar ajalnya sudah dekat, dia mengajukan sebuah permintaan pada Kasidi. Seperti lakon terakhirnya, Arjuna Kawin, dia meminta rencana perkawinan cucunya, Niken Warsiki (puteri Kasidi) dan calon suaminya, Wahyu Nur Pratama, dipercepat. Padahal pernikahan keduanya semula direncanakan untuk berlangsung tahun depan.

Source Tempo seleb.tempo.co/read/333629/wayang-terakhir-sang-cermo-manggolo
Comments
Loading...