Lakon Pewayangan : Pendadaran Murid Sokalima

0 255

Belum lama gema kenthongan yang dipukul sebelas kali hilang dari pendengaran, para murid Soka Lima, yang terdiri dari Pandawa dan Kurawa memenuhi Pendapa induk padepokan. Suasana pada malam itu menjadi khusus, karena ada hal yang terlalu penting yang akan disampaikan oleh Pandita Durna kepada semua murid-muridnya, tepat pada jam sebelas malam. Temaramnya lampu minyak yang menggantung di tengah saka guru, mampu menampakan raut wajah mereka yang serius. Tidak lama kemudian Pandita Durna muncul didampingi oleh Aswatama, anak semata wayang. Setelah duduk di antara murid-muridnya, Pandita Durna membuka pembicaraan.

Sudah lebih dari tiga tahun kalian berlatih dengan sungguh-sungguh, Aku bangga atas kemajuan yang kalian capai. Aku menghargai kalian, seperti engkau menghormati aku. Aku mencintai kalian, seperti engkau juga mencintai aku. Selama ini aku telah membantu kesulitan kalian, demikian pula yang aku harapkan kalian juga membantu kesulitanku

“Bapa guru, bukankah bantuan kami selama ini terus mengalir. Tidak sedikit harta yang kami berikan untuk membangun pendapa yang megah ini, membangun asrama para murid, membangun pintu gapura dan tembok keliling padepokan, juga membantu fasilitas-fasilitas yang lain. Namun jika semua bantuan tersebut belum dapat mengatasi kesulitan, katakan saja Bapa Guru, kesulitan apa lagi yang perlu kami bantu.”

Anak Mas Duryudana, apa yang engkau katakan benar

Source kaskus.co.id/ kaskus.co.id/thread/000000000000000008509235/lakon-kumpulan-cerita-wayang/2
Comments
Loading...