Lakon Pewayangan : Penumbalan Tanah Jawa, Awal

0 217

Kisah ini menceritakan bagaimana awal mula Pulau Jawa diisi penduduk manusia. Juga dikisahkan bagaimana Empu Sengkala membantu memasang tumbal di Pulau Jawa yang angker sehingga menjadi aman untuk dihuni manusia. Empu Sengkala berangkat ke pulau Jawa. Batara Anggajali di tempat pembuatan senjata kahyangan menerima kedatangan Empu Sengkala yang hendak pergi bertapa di Pulau Jawa atas perintah Batara Guru. Batara Anggajali pun membekali putranya itu dengan mengajarkan beberapa tambahan ilmu kesaktian dan nasihat kehidupan.

Setelah dirasa cukup, ia lalu memberikan doa restu agar sang putra selalu mendapatkan keselamatan dalam perjalanannya. Setelah berlayar menyeberangi lautan luas, Empu Sengkala akhirnya tiba di Pulau Jawa yang saat itu masih tersambung dengan Pulau Sumatra dan Pulau Bali. Butuh waktu seratus tiga hari bagi Empu Sengkala untuk berkeliling menjelajahi pulau tersebut dari Tanah Aceh di ujung barat laut sampai ke Bali. Pulau tersebut benar-benar sepi dan hanya dihuni oleh para makhluk halus, siluman, bekasakan, dan binatang buas.

Setelah selesai berkeliling, Empu Sengkala lalu membangun tempat tinggal di Gunung Dihyang, dengan diberi nama Padepokan Purwapada. Empu Sengkala menciptakan penanggalan. Empu Sengkala mulai bertapa di Padepokan Purwapada. Karena daya perbawa yang ia pancarkan, tidak ada makhluk halus yang berani mengganggunya. Setelah beberapa hari bertapa ia pun didatangi Srilaksmi.

Source albumkisahwayang.blogspot.co.id albumkisahwayang.blogspot.co.id/2014/07/penumbalan-tanah-jawa.html
Comments
Loading...