Lakon Pewayangan : Perkumpulan Gunung Saptaarga

0 298

Kisah ini menceritakan kesalahpahaman Prabu Basumurti terhadap Resi Manumanasa yang menerima sejumlah murid di Gunung Saptaarga. Raden Basukesti diutus Prabu Basumurti untuk menangkap Resi Manumanasa, namun ia berhasil memperbaiki hubungan di antara mereka. Raden Basukesti juga mendapatkan cincin pusaka dari Batara Mahadewa yang kelak membuatnya bisa menurunkan raja-raja Tanah Jawa. Prabu Basumurti mencurigai Resi Manumanasa.

Prabu Basumurti di Kerajaan Wirata dihadap Patih Jatikanda, Resi Wakiswara, Raden Basukesti, Raden Basunanda, serta Prabu Rambana raja Pringgadani. Mereka sedang membicarakan desas-desus bahwa Resi Manumanasa di Gunung Saptaarga hendak melakukan pemberontakan terhadap Kerajaan Wirata. Untuk itu, Prabu Basumurti telah mengutus para punggawa untuk memeriksa ke sana. Pada saat itulah kedua punggawa yang dikirim untuk menyelidiki, yaitu Arya Kawaka dan Arya Wisraba datang menghadap dan melaporkan bahwa Resi Manumanasa benar-benar ingin memberontak kepada Kerajaan Wirata.

Mereka bercerita bahwa dua orang pembantu Resi Manumanasa yang bernama Kapi Supalawa dan Janggan Smara telah mengumpulkan para pemuda desa di sekitar Gunung Saptaarga untuk melatih mereka ilmu perang dan baris-berbaris. Prabu Basumurti sangat marah mendengar laporan itu. Ia pun memerintahkan Prabu Rambana untuk menangkap Resi Manumanasa dan menghadapkannya ke istana Wirata. Prabu Rambana mohon pamit berangkat menuju ke Gunung Saptaarga. Prabu Basumurti lalu membubarkan pertemuan dan masuk ke dalam.

Source albumkisahwayang.blogspot.co.id albumkisahwayang.blogspot.co.id/2015/03/pakumpulan-saptaarga.html
Comments
Loading...