Lakon Pewayangan : Pernikahan Batara Anggajali

0 70

Ombak bergulung-gulung ke tengah Samudra Hindia nan ganas. Tempiasnya menerjang menghantam bebatu karang purba yang berdiri kokoh tak tergoyahkan di pinggir pantai pasir putih nan asri. Dedaunan pohon-pohon nyiur yang menjulang tinggi menari melambai-lambai diterpa sepoi angin pagi. Fajar menyingsing di cakrawala, meniraikan tinta emas jingga di kaki langit membayang menyatu bersenggama dengan samudra.

Burung-burung camar mulai keluar dari sarang menari melayang menyambut segarnya udara pagi. Tampak di kejauhan, siluet dua Batara tengah menempa dan membentuk besi-besi purba menjadi berbagai macam senjata pusaka duduk bersila tenang melayang di atas mega. 

Sudah beberapa hari Mpu Kayangan, Batara Ramayadi dan putranya Batara Anggajali menyepuh dan menempa besi-besi purba membentuk dan membuat berbagai senjata pusaka dengan kesaktian dan tenaga dalam mereka. Tanpa menggunakan alat, palu godam ataupun tungku api yang menyala-nyala mereka hanya duduk tenang bersila di atas mega membentuk dan memijit-mijit potongan-potongan besi itu menjadi berbagai senjata pusaka atas perintah Sang Penguasa Tribuana, Batara Guru. Sungguh pemandangan yang luar biasa.

Source kompasiana.com kompasiana.com/jannuary/5ba7561abde57501686ae043/wayang-saga-series-eps-42?page=all
Comments
Loading...