Lakon Pewayangan : Perselisihan Arjuna Abimanyu

0 131

Arjuna dan Abimanyu terlibat dalam sebuah perselisihan hubungan antara ayah dan anak. Kresna dan Baladewa memarahi Arjuna.

Kebenaran bukan hanya milik kamu, Arjuna

kata Baladewa. Baladewa membela Abimanyu. Baladewa selama ini turut merawat Abimanyu sejak masa kanak-kanak. Puntadewa atau Yudistira, kakak Arjuna, pun menyampaikan rasa bersalahnya.

Ini salah saya karena permainan dadu yang saya ikuti

kata Puntadewa. Bima menimpali,

Tidak boleh ada satu pun orang yang menyakiti Abimanyu!

Perselisihan antara ayah dan anak terus berlangsung. Hingga kemudian hadir Kresna yang berusaha mencerahkan hati Abimanyu agar menikahi Utari demi kepentingan bangsa dan negara. Itu karena pada masa itu ancaman perang Bharatayuda makin nyata.

Abimanyu, cintailah Utari. Demi mencintai nusa dan bangsa

kata Kresna. Abimanyu pun luruh. Siti Sundari, istrinya, pun mengizinkan Abimanyu menikahi Utari. Pernikahan dilangsungkan. Namun, coba, simak tembang Abimanyu!

Hidup yang serasa tak lagi berharga… sekadar mengalir ke muara. Aku seperti pelangi… yang ditinggalkan warnanya

Abimanyu tenggelam dalam kedukaan. Abimanyu tidak berhasil menakar diri untuk menjejaki jalan hidupnya sendiri. Beberapa waktu berselang, perang Bharatayuda pecah. Pihak Kurawa dipimpin Panglima Durna menjalankan siasat Cakrabyuha untuk menjauhkan Arjuna dan Bima dari Yudistira. Tujuannya untuk segera menangkap dan mengalahkan Yudistira. Tanpa pengawalan Arjuna dan Bima, Yudistira akan lebih mudah dikalahkan. Durna berhasil.

Source Kompas kompas.id/baca/hiburan/2017/04/08/wayang-orang-mencoba-meruang
Comments
Loading...