Lakon Pewayangan : Sakutrem Nikah, pada Bidadari (Hapsari)

0 185

Bambang Sakutrem telah jatuh cinta pada wanita, tak lama Hyang Narada berkenan berdatang dipertapan Saptaarga, berkatalah,

Hai, resi Manumayasa, ketahuilah olehmu sesungguhnya wanita yang tampak oleh anakmu itu, adalah bidadari, yang berasal dari naga yang dibunuh oleh Sakutrem cucuku, sebaiknyalah kau pergi kegunung Pujangkara, Nilawati mengadakan sayembara, kepada siapa yang dapat meneguk air di kendi Pratola yang dihadapnya, dialah yang akan menjadi suaminya

Berangkatlah Bambang Sakutrem ke wukir Pujangkara, untuk memasuki sayembara yang diadakan Dewi Nilawati. Syahdan, Begawan Dwapara bersama-sama kemenakannya prabu Drumanasa, raja Madhendha, juga berangkat ke gunung Pujangkara, untuk memasuki sayembara. Bagawan Dwapara memulai meneguk isi kendhi Pratolo, mundurlah sang Begawan dikarenakan isi kendhi Pratala, mundurlah sang Begawan dikarenakan isi kendhi Pratala dirasa sangat panasnya, bergantian dengan prabu Drumanasa, juga tak tahan akan isi kendhi Pratala.

Bambang Sakutrem segera meneguk isi kendhi Pratala, dihabiskannya seluruh isi kendhi tersebut, Dewi Nilawati menyerahkan diri kepada Bambang Sakutrem sebagai pemenang seyembara, diajaklah sang dewi ke Pertapaan Saptaarga. Sekembalinya dari gunung Pujangkara, sang bagawan merasa malu hatinya, dan berketatapan akan merebut Dewi Nilawati ke partapan Saptaarga. Berangkatlah sang Begawan diiringi oleh sang prabu Drumanasa dan segenap prajuritnya dari Badhendha. Perang terjadi di gunung Retawu, puthut Supalawa dan Bambang Sakutrem dapat menewaskan musuh-musuhnya.

Source tokohpewayanganjawa.blogspot.com tokohpewayanganjawa.blogspot.com/2014/06/sakutrem-rabi.html
Comments
Loading...