Lakon Pewayangan : Sayembara Kunti, Pandu Boyong

0 324

Kisah ini menceritakan pernikahan Raden Narasoma dengan Dewi Setyawati atau Endang Pujawati, putri Bagawan Bagaspati, yang dilanjutkan dengan kelahiran Raden Karna Basusena, putra Batara Surya yang lahir dari Dewi Kunti. Kisah ditutup dengan kemenangan Raden Pandu memboyong tiga orang putri sekaligus, yaitu Dewi Kunti, Dewi Madrim, dan Dewi Gendari. Mereka bertiga kelak akan melahirkan para Pandawa dan Kurawa. Prabu Mandrapati mengusir Raden Narasoma.

Prabu Mandrapati Naradenta atau Prabu Artayana di Kerajaan Mandraka sedang memimpin pertemuan, dihadap putra mahkota Raden Narasoma, serta para menteri dan punggawa, antara lain Patih Tuhayana dan Arya Tuhayata. Dalam pertemuan tersebut Prabu Mandrapati mengutarakan niatnya untuk menyerahkan takhta kepada Raden Narasoma. Namun sebelum itu, Raden Narasoma harus menikah lebih dulu, karena sudah menjadi tradisi bahwa seorang raja hendaknya memiliki permaisuri sebagai “tetimbangan”.

Akan tetapi, Raden Narasoma menolak permintaan ayahnya. Ia tidak ingin dijodohkan dengan sembarang perempuan, karena cita-citanya adalah menikah dengan bidadari, atau sekurang-kurangnya putri seorang bidadari. Prabu Mandrapati marah melihat sikap angkuh Raden Narasoma yang berkeinginan muluk-muluk. Ia pun mengusir putra sulungnya itu dan melarangnya pulang apabila tidak dapat mewujudkan keinginannya. Raden Narasoma bergegas pergi meninggalkan istana Mandraka. Patih Tuhayana berusaha menyabarkan Prabu Mandrapati. Namun, Prabu Mandrapati menjelaskan bahwa dirinya mengusir Raden Narasoma karena pelajaran.

Source albumkisahwayang.blogspot.co.id albumkisahwayang.blogspot.co.id/2016/04/sayembara-kunti.html
Comments
Loading...