Lakon Pewayangan : Sunan Kalijaga Wayang Tavip

0 185

Raden Syahid adalah putra bupati Tuban yang hidupnya serba kecukupan. Karena berpegang teguh pada hati nurani, ia bertentangan pendapat dengan sang ayah, dan terusir dari istana kabupaten. Bersama rekan-rekannya, Raden Syahid memilih tinggal di dalam hutan dan membentuk gerombolan perampok. Mereka selalu merampok harta orang yang dianggap korup dan membagikannya kepada fakir miskin. Merasa terganggu, pemerintah Majapihit memburunya sehingga mereka terpojok dan akhirnya bubar, kecuali Raden Syahid.

Ia bertahan sendirian di dalam hutan, terus merampok, terus membagikannya pada si miskin, dan terus bersetia pada hati nurani. Di kemudian hari, itulah yang mengantarkannya menjadi orang besar. Titik balik terjadi ketika ia bertemu Sunan Bonang, yang kala itu telah dikenal sebagai salah seorang wali ternama. Setelah berguru dengan Sunan Bonang, ia menjadi salah satu dari Wali Songo yang dikenal oleh sejarah sebagai Sunan Kalijaga. Selain sebagai salah satu dari Wali Songo, ia dikenal pula sebagai mubalig, seniman, budayawan, cendikiawan dan tokoh pembaharu yang sangat besar peranannya dalam penyebaran Agama Islam di Nusantara. Semua itu tidak bisa terjadi, tanpa bersetia pada hati nurani dan kebenaran.

Source Indonesia indonesiakaya.com/galeri-indonesia-kaya/berita/detail/sunan-kalijaga-oleh-wayang-tavip-dalang-budi-ros
Comments
Loading...