Lakon Pewayangan : Wayang Bimosuci Romadlon

0 56

Mencoba menggali makna puasa berdasarkan sebuah lakon pewayangan Bima Suci atau bisa juga disebut Dewa Ruci. Dengan menggali makna puasa berdasarkan lakon ini saya juga tidak hendak membenturkan agama dengan sebuah penghayatan tentang syirik. Dalam kisah Bima Suci, ada dua bagian besar yang dilakonkan. Bagian pertama adalah pencarian Raden Bima untuk menemukan air suci perwitasari di hutan Tebrasara dan Gunung Reksamuka. Bagian kedua adalah pencarian air suci itu di dasar samudra.

Kedua pencarian itu dibingkai dalam sebuah tujuan: mendapatkan ngelmu suci sangkan paraning dumadi. Air Perwitasari adalah inti dari kesucian [prawita = bersih, dan sari = inti]. Gambaran air perwitasari sebagai inti dari kesucian menurut saya merupakan inti atau hakekat dari berpuasa. Puasa bukan sekedar mencari ngelmu, tetapi mengatasi itu. Puasa merupakan penyucian diri sehingga semakin dekat dengan sangkan paraning dumadi, yaitu Allah sendiri. Untuk mencapai itu semua, dibutuhkan sebuah laku [tindakan]. Laku itu ditunjukkan dengan jelas dalam lakon Bima Suci.

Source Kompas kompasiana.com/yswitopr/55019988a33311a872513944/puasa-dan-lakon-bima-suci-01?page=all
Comments
Loading...