Lakon Pewayangan : Wayang Heboh Ulah Hanoman

0 28

Alkisah, di suatu sore beranjak malam. Di Negeri Ada-Ada Saja. Sang lurah, Ki Semar, berjalan dengan salah satu putranya, Petruk. Mereka habis menghadiri rapat Pewayangan yang dipimpin oleh Batara Kresna, membahas Dampak Pembatasan Konsumsi BBM di istana. Dalam perjalanan itu, mereka mengisi dengan senda gurau, saling mengejek tapi dijamin tak ada baku pukul, saling bakar atau aksi pengrusakan fasilitas umum seperti aksi-aksi demontrasi di negeri tetangga, yaitu Indonesia. Tak lama hujan turun,. Ki Semar mengajak Petruk ngiup, mampir di suatu warung kopi, namanya Warung Kopi Idaman.

***

Nirmala sedang senyam-sennyum sambil mengaduk-ngaduk kopi. Bajunya merah muda, panjang, sopan namun tetap terkesan anggun dan cantik. Warga pewayangan menjulukinya si cantik yang judesnya setengah mati. (Nirmala adalah seorang imigran dari negeri dongeng. Sudah 10 tahun menetap di Negeri Ada-Ada Saja setelah diusir dari istananya karena terlibat sengketa tanah oleh si Sirik).

Ini, Ki. Monggo diseruput kopinya

Source Kompas kompasiana.com/oenixxx/550d6784a33311201e2e3ac7/wayang-heboh-hanoman-berulah-lagi#
Comments
Loading...