Lakon Pewayangan : Wayang, Kala Abimanyu Ragu

0 64

Sudah beberapa hari ini Abimanyu atau Angkawijaya bermuram durja. Ia sengaja menyendiri di dalam hutan dan hanya ditemani oleh Ki Lurah Semar beserta anak-anaknya. Hatinya resah, gundah, tapi pada bagian lain rindu kepayang pada seorang putri pujaan. Adalah seorang wanita bernama Dewi Utari, putri kerajaan Wirata yang tidak lain juga kapernah eyang putri bagi dirinya. Tak tahulah kalau cinta sudah melekat tai kucingpun rasa coklat, kata almarhum Gombloh hehe…

Dan bagi Abimanyu itu adalah fakta, itu realita yang tak bisa dipungkiri sebab nyatanya Dewi Utari betapapun menariknya ia tetaplah wanita yang lebih tua dari pria yang menginginkannya. Magnet apa yang ada dalam diri wanita separuh baya itu sampai satriya sebagus dan sehebat Abimanyu tetap gandrung kepadanya. Putra Arjuna itu bahkan berani berdusta bahwa dirinya masih jejaka padahal di rumah sudah ada Dewi Siti Sundari putri Prabu Kresna. Gila! memang gila si Abimanyu, lebih gila lagi saat Dewi Utari meragukan kejujurannya, terloncatlah sumpah dari mulut sang bagus, bahwa:

Bila saat ini aku sudah beristri maka kelak matiku akan terkena seribu panah

Source Kompas kompasiana.com/rusrusman522/5c8a91287a6d8851a2440652/di-kala-abimanyu-ragu
Comments
Loading...