Lakon Pewayangan : Wisanggeni Lahir, dari Teriakan

0 196

Dewi Dresanala berteriak nyaring, dan lahirlah jabang bayi dari perutnya. Dan memang itu yang diinginkan dewa. Bayi yang lahir dari rahim Dresanala tersebut langsung dipukuli oleh pasukan dewa utusan Bathara Guru. Namun anehnya, bayi terebut tidak mati tetapi semakin dipukul bayi terebut semakin besar. Bathara Indra dan Batara Penyarikan pun bingung, hingga ia mengeluarkan pusaka dan dihantamkannya pusaka tersebut ke bayi  Dresanala yang sudah merangkak.

Namun bayi itu kemudian justru berubah menjadi anak kecil yang sudah bisa berjalan. Karena kehilangan akal sehatnya, bayi itu dimasukkan ke dalam kawah candradimuka. Sementara Arjuna yang sudah kembali ke dunia melapor kepada  Semar kejadian yang ada di kahyangan hingga ia turun ke bumi. Ditambah lagi, pasukan baju barat dari sentra gandamayit kediaman Dewi Durga sempat menghambat langkah Arjuna. Semar pun naik darah dan pergi ke kahyangan untuk melihat sebenarnya apa yang terjadi.

Setelah melihat kejadian yang sebenarnya, Semar geram dan tidak sabar untuk menampar para dewa yang tidak memiliki rasa kasihan itu. Semar pun kemudian turun dan berdiri di samping kawah Candradimuka, tiba-tiba keluarlah seorang anak muda dari dalam kawah dengan tubuh berwarna merah api. Pemuda tersebut kemudian menghampiri Semar dan bertanya siapa dirinya dan siapa ayah ibunya. Semar pun kemudian memberi nama Wisanggeni

Source blog.hadisukirno.co.id blog.hadisukirno.co.id/wisanggeni-lahir
Comments
Loading...