Lembaga Wayang : Grup Wayang Keroncong Bandung

0 124
Grup Wayang Keroncong asal Bandung “Behind the Actors” meramaikan Festival Internasional Teater Visual di Taman Pegasus, Kvlinge, Swedia Selatan. Grup ini menampilkan cerita “Langit Safir”. Dalang dalam pertunjukan “Langit Safir”, Dede Chandra Sumirat kepada Antara London, Rabu menyebutkan, kisah yang dibawakan terinspirasi dari cerita “The Lion King”. Kisah ini menggambarkan visual kelahiran seekor singa yang sudah lama diharapkan kelak menjadi pemimpin di hutan.
Pertunjukan diadakan di rumah tua peninggalan zaman viking di taman Pegasus, terletak di desa Hg, Kvlinge. Pertunjukan dibuka dengan lagu anak-anak terkenal asal Swedia “Lilla Snigel Akta dig” atau “Keong Kecil Berhati-Hati-lah” dengan tempo yang diperlambat sehingga memberi kesan magis berhasil menghibur anak-anak Swedia. Kisah “Langit Safir”, sarat dengan makna berupa harapan, keindahan, kesejukan, kenyamanan, keadilan, lingkungan hidup yang hijau dan bersih. Dede mengatakan, air, tanah, udara, angin, dan api simbol dari alam dan isinya yang memerlukan keseimbangan antara ketidakadilan melawan keadilan, kejujuran melawan ketidajujuran, kejahatan melawan kebaikan.
Intinya, gambaran visual dari pertunjukan itu bagaimana manusia bisa merasakan dan memahami arti kebinatangan yang sesungguhnya
katanya. Meski dibawakan dalam bahasa Indonesia bercampur Inggris, pertunjukan selama 30 menit mampu membuat anak-anak tertawa dan mengundang keingintahuan mereka. Kagum. Di tengah-tengah acara hiburan muncul koreogafer profesional, Oos Koswara dengan gemulai membawakan tari.
Source harnas.co harnas.co/2018/07/18/grup-wayang-keroncong-bandung-tampil-di-swedia
Comments
Loading...