Lembaga Wayang : Prestasi Seni Mustika Yuastina

0 92

Banyak prestasi yang telah dicetak Wayang Orang Komunitas Graha Seni Mustika Yuastina Surabaya selama ini, sepak terjang di jagat kesenian nusantara diantaranya telah mempersembahkan karya emasnya

Ranjaban Abimanyu
Sang Kumbakarno
Sang Abimanyu
Ngaweruh (Broteseno Mencari Jati Diri
Sang Brahmacraya
Pendut ing Pringgodani, dan
Ngabar Sawung Suroloyo

Suatu hal yang membanggakan bagi komunitas ini terlihat pada diundangnya Wayang Orang Komunitas Graha Seni Mustika Yuastina Surabaya sebagai salah satu pagelaran Wayang Orang Nasional yaitu sebagai peserta Gelar Wayang Orang Seribu Bintang II pada tahun 2014 di Surakarta tepatnya gedung RRI Surakarta dengan lakon “Sang Bramacarya”. Transformasi Pertunjukan Wayang Orang Komunitas Graha Seni Mustika Yuastina Surabaya. Pertunjukan Wayang Orang dari kemasan THR menjadi pertunjukan kemasan dari Komunitas Graha Seni Mustika Yuastina Surabaya tidak semata-mata langsung begitu saja.

Meskipun banyak orang beranggapan bahwa perubahan ini secara jelas dapat dilihat dari bentuk pertunjukan yang disajikan. Namun dalam hal perubahan tersebut terdapat suatu proses yang tidak mudah dan singkat. Hal ini alasan pengkaji untuk mengungkapkan permasalahan yang terjadi dalam transformasi ini. Dari beberapa penelitian yang diakaji peneliti menemukan sebuah perubahan pertunjukan wayang orang dari kolompok sosial. Pertunjukan wayang orang mampu memyesuaikan diri dengan keadaan masayarakat yang berkemabang. Bahwa semakin sering terjadinya peralihan wahana akan sering terjadi pengubahan

Source journal2.um.ac.id journal2.um.ac.id/index.php/dart/article/download/2185/1287
Comments
Loading...