Literatur Pewayangan : Bhima Swarga, The Balinese

0 219
Bhima Swarga (The Balinese Journey of The Soul) Idanna Pucci 1992 A Bulfinch Press Book

Bhima Swarga. Perjalanan Spiritual Bhima ke Swargaloka. Alkisah, Dewi Kunti bermimpi didatangi atma Pandu dan Dewi Madri. Mereka meminta tolong agar dibebaskan dari siksa api neraka. Kunti menyampaikan mimpi itu kepada anak-anaknya, dan diputuskan agar Bhima menyambangi ke Swargaloka. Purnama, dalam suatu prosesi yang hening, perjalanan Bhima dimulai. Bhima diiringi dua abdinya Merdah dan Twalen melesat ke langit. Diangkasa, setelah melalui marga sanga (Sembilan persimpangan jalan) disanalah swarga loka berada, di bumi antah karana, di bumi yang menyebabkan sebab segala sebab.

Dari Sembilan jalan di persimpangan tersebut empat jalan yang benar-benar menuju swarga loka. Sampai di tegal panangsaran (kuburan maha luas) tempat para roh menunggu giliran menghadap Bhatara Yama untuk menentukan apakah sang roh harus masuk surga atau ke neraka. Dalam penantian itu para roh menerima hukuman sesuai karma-nya. Ada yang disebut atma lara (atma yang sengsara), atma drwaka (atma yang serakah), atma sangsaya (atma yang senantiasa curiga), atma babotoh (atma penjudi), dan sebagainya.

Inilah perjalanan spiritual Bhima, yang memberikan pengalaman bathin tentang pelaksanaan sanksi bagi para atma sesuai perbuatannya yang dilakukan saat menghuni raga manusia di mayapada. Pertama-tama mereka melihat Bhuta Tot-tog Sil, babutan (makhluk).

Source swargabhima.blogspot.co.id/ swargabhima.blogspot.co.id/
Comments
Loading...