Literatur Pewayangan : Kitab, Bentuk Sebuah Buku Jendela

0 50

Berangkat dari kecintaan akan budaya dan sejarah Indonesia, Lutfie Dwi Ariefiandi menciptakan sebuah karya bernama “Kitab”. Karya ini sekaligus menjadi nama perusahaannya. Kitab berbentuk sebuah buku dengan dua jendela pembuka, di dalamnya ada sebuah tokoh pewayangan, topeng maupun batik. Dengan tambahan ornamen tulisan filosofi dengan huruf jawa (Ho No Co Ro Ko), bahasa Indonesia,  Inggris di sisi kiri dan kanan mengenai pewayangan ataupun batik.

Tambahan cerita filosofi pada sisi buku, bertujuan memberikan pengetahuan bagi para pembeli

tutur Lutfi, Selasa. Menurut Lutfi, minat belajar masyarakat Indonesia mengenai hal-hal sejarah saat ini mengalami penurunan

Fenomena zaman sekarang, masyarakat mulai enggan belajar sejarah

terangnya. Lutfi menambahkan, masyarakat Indonesia sekedar tahu wayang, tapi tidak dengan filosofi yang terkandung pada setiap karakternya.

Ada 23 karakter wayang yang kami buat lengkap dengan filosofinya

kata ayah seorang anak ini. Untuk mencari cerita dan filosofi setiap karakter perwayangan, Lutfi tidak main-main. Filosofi tersebut didapat dari buku-buku sejarah dari berbagai negara khususnya dalam hal perwayangan.

Wayang hindu, wayang Indonesia, wayang India itu memiliki cerita berbeda-beda, kami juga mencari lewat internet dan sumber lainnya

ujarnya. Lutfi juga bekerjasama dengan pakar huruf Bahasa Jawa dan Bahasa Inggris untuk penulisannya.

Kita tidak main-main karena orientasi kita sudah export

imbuhnya. Hanya mengambil benang merah.

Source surya.co.id surabaya.tribunnews.com/2018/03/20/lewat-karya-kitab-lutfi-menjelaskan-karakter-wayang-plus-filosofinya?page=all
Comments
Loading...