Literatur Pewayangan : Kumbakarna Lena Volume

0 144

Judul : Kumbakarna Lena Volume 1- 8
Dhalang ; Ki Nartosabdho
Produksi : Dahlia Record
Kaset Bekas

Anak kedua dari Wisrawa dan Sukesi adalah Kumbakarna. walaupun ia berwajah Raksasa sebagai akibat hukuman Dewa kepada Wisrawa, tetapi Kumbakarna berbudi ksatria. Ia mempunyai istri bidadari yang bernama Aswani. Hidupnya tentram, damai dan tak mengiuti jejak hidup Rahwana yang merupakan kakak dari Kumbakarna. Karena tidak menyetujui perbuatan kakaknya yang membabi buta, angkara murka dan merampas istri Ramawijaya. Melihat negrinya diporak-porandakan Kumbakarna segera menemui Rahwana, dan membujuk untuk segera mengembalikan Dewi Shinta pada suaminya.

Dengan berani ia memberi saran kepada kakaknya, ia berkata : ”Oh, Kakanda Rahwana, kembalikan Sinta kepada Sri Rama sebelum Alengka hancur karenanya.” Rahwana bukannya menerima usul Kumbakarna, malahan mencacimaki dan mengusir Kumbakarna untuk pergi dan jangan mencampuri urusan negara. Tetapi apa jadinya, setelah Prahasta dan para Senapati gugur satu persatu oleh kesaktian Sri Rama, persediaan bahan pangan habism dan logistiknya kacau, maka Rahwana akhirnya dengan rendah diri meminta agar Kumbakarna menjadi Senapatinya.

Maka berkatalah Rahwana : “O, Kumbakarna, aku membutuhkan tenagamu, dengarkan baik-baik kataku. Negerimu hampir hancur berantakan, karena kamu hanya tidur mendengkur tidak menghiraukan. Semua Senapati dan perwira Alengka satu-persatu gugur. Kini negerimu diinjak-injak kera dan munyuk-munyuk wadya Sri Rama dari Maliawan. Sekarang mereka sedang berkemah”.

Source blogpradityasurya.wordpress.com blogpradityasurya.wordpress.com/2014/10/10/kumbakarna-lina-gugurnya-kumbakarna
Comments
Loading...