Literatur Pewayangan : Lubdhaka Carita, Suastika

0 252

Lubdhaka ini mempuyai wawasan relegius yang sangat dalam serta dijiwai oleh nilai ajaran Hindu baik aspek filosofisnya, aspek moral atau etikanya dan juga aspek ritualnya. Di masa lampau kita pernah mendengar persepsi bahwa cerita Lubdhaka dengan brata Siwaratri dikaitkan dengan usaha umat Hindu dalam melakukan Dharma peleburan dosa atau malam penebusan dosa, namun setalah dikaji dengan hati-hati dan lebih mendalam ternyata nilai yang terkandung di dalamnya tidaklah sesempit, sedangkal dan semudah itu orang-orang dapat menebus dosa-dosanya, serta nampaknya sangat bertentangan dengan Srddha hukum karma atau Karma Phala.

Perlu diingat bahwa si pemburu Lubdhaka sebagai orang yang hidupnya papa. Kata Papa disini tidak sama maknanya disini dengan kata dosa kendatipun kata-kata itu dapat diterjemahkan dengan dosa. Dalam hal ini kepapaan si Lubdhaka jiwanya diliputi oleh kegelapan atau Awidya yang berakibat munculnya ketidak- sadaran, kebodohan, rendah kualitas hidup yang selalu dibelenggu oleh keduniawian dan ini ia lakukan dengan perbuatan himsa karma yaitu memburu dan membunuh binatang buruannya setiap hari guna dapat menghidupi keluarganya. Kisah Lubdhaka dengan Siwaratrinya sesungguhnya mengandung makna sebagai tonggak peringatan Hindu.

Source books.google.co.id books.google.co.id/books/about/Lubdhaka_carita.html?id=ojcMAAAAMAAJ&redir_esc=y
Comments
Loading...