Literatur Pewayangan : Maradhana, Kobaran Cinta

0 21

‘Kakawin Smaradahana’. Kisah cinta ini ditokohi oleh Dewa Jama dan Dewi Rati, yang dalam pewayangan Jawa diberi sebutan

Kamajaya dan Kamarati

Pasangan dewata ini juga tampil dalam ritus lingkaran hidup manusia, tepatnya tradisi upacara ‘mitung wulani (tingkeban)” kehamilan, dimana figur tokoh wayang Kama-Ratih diguriskan pada kulit cengkir gading, demgan pengharapan bayi yang kelak lahir apabila perempuan diharap mirip dengan kecantikan dan kesetian Dewi Ratih, dan jika pria menyerupai ketampanan Dewa Kama. Terlepas dari berjenis kelamin pria ataukah waita bati yang bakal lahir itu, yang terang merupakan buah canta-kasih ayah-bundanya. Pada kesempatan lain, bakal disusuli dengan romantika asmara dari masa-masa lain, dengan kisah lain, dan semoga tak membosankan.

Source Tera terakota.id/maradhana-kobaran-api-cinta-ataukah-cinta-terbakar-kobar-api
Comments
Loading...