Literatur Pewayangan : Wayang dan Karakter Wanita

0 121
Tebal Edisi pertama : 144 halaman
Terbit : April 1977
Penerbit : Pustaka Wayang
Edisi : Bahasa Indonesia
Wayang kulit adalah seni tradisional Indonesia yang terutama berkembang di Jawa. Wayang berasal dari kata ‘Ma Hyang’ yang artinya menuju kepada roh spiritual, dewa, atau Tuhan Yang Maha Esa. Ada juga yang mengartikan wayang adalah istilah bahasa Jawa yang bermakna ‘bayangan’, hal ini disebabkan karena penonton juga bisa menonton wayang dari belakang kelir atau hanya bayangannya saja. Pada thread kali saya akan menampilkan tokoh pewayangan wanita yang paling terkenal dalam sejarah wayang kulit.
Get ready! Dewi Sri adalah karakter wanita yang diutamakan dalam siklus Kosmogoni. Dia adalah Dewi Padi yang sangat dihormati oleh para petani. Masyarakat Jawa memiliki nama panggilan sendiri untuknya, yaitu Mbok Sri. Salah satu kebudayaan asli terhadap penghormatan Dewi Sri yang masih bertahan hingga sekarang adalah Upacara Wiwit/Miwiti. Upacara tersebut bertujuan untuk memohon berkah kepada Dewi Sri agar padi yang ditanam menjadi subur. Dewi Uma atau yang disebut juga sebagai Umayi adalah putri saudagar Umaran.
Dia sangat sakti karena pernah bertapa dengan obsesi menguasai dunia. Dia sangat dipuja banyak orang hingga akhirnya Batara Guru turun. Dia mengambil kesaktian Umayi kemudian menjadikannya istri. Mereka memiliki putra yang bernama Batara Kala, yang hingga sampai saat ini melahirkan.
Source goodreads.com goodreads.com/book/show/10437128-wayang-dan-karakter-wanita
Comments
Loading...