Literatur Pewayangan : Wayang Purwa Shadows of The Past

0 164

Wayang purwa atau wayang kulit purwa adalah salah satu jenis wayang kulit. Wayang kulit memiliki banyak jenis, diantaranya wayang wahyu, wayang sadat, wayang gedhog, wayang kancil, wayang pancasila dan sebagainya. Pertunjukan wayang purwa biasanya mengambil kisah dari cerita Mahabarata dan Ramayana. Sedangkan jika sudah merambah ke ceritera Panji, biasanya dengan menggunakan wayang Gedhog. Wayang kulit purwa terdiri dari beberapa gaya atau gagrak, ada gagrak Kasunanan, Mangkunegaran, Ngayogyakarta, Banyumasan, Jawatimuran, Kedu, Cirebon, dan sebagainnya.

Wayang kulit purwa terbuat dari bahan kulit kerbau yang ditatah, diberi warna sesuai dengan kaidah pulasan wayang pedalangan, diberi tangkai dari bahan tanduk kerbau bule yang diolah sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri dari tuding dan gapit. Ditinjau dari bentuk bangunnya wayang kulit dapat digolongkan menjadi beberapa golongan antara lain: Wayang Kidang kencana; Wayang Ageng yaitu boneka wayang yang berukuran besar, terutama anggota badannya di bagian lambung dan kaki melebihi wayang biasa, wayang ini disebut wayang jujudan. Wayang kaper yaitu wayang yang berukuran lebih kecil dari pada wayang biasa. Wayang Kateb yaitu wayang yang ukuran kakinya terlalu panjang tidak seimbang badannya.

Source books.google.co.id books.google.co.id/books/about/Wayang_purwa.html?id=V1eFAAAAIAAJ&redir_esc=y
Comments
Loading...