Lukisan Wayang : Lukisan Judul “The Last Supper”

0 107

Beberapa lukisan panjang berukuran 140 cm x 450 cm, seperti “The Last Supper”, coba menyuguhkan sekumpulan tokoh wayang dan Ganesha sedang bermain telepon pintar sambil makan malam dengan menu lokal, seperti onde-onde.

Memang belum bisa bercerita. Saya menargetkan membuat pertunjukan dari lukisan ini

ujarnya. Kurator pameran Didier Hamel menuturkan, karya Toto Duko merupakan pengembangan lukisan surealis. Ia menyebutnya “Post Javanese” yang dikreasikan ulang sebagai tokoh wayang di lukisannya. Apalagi, wayang mengekspresikan filosofi dalam masyarakat Jawa. Didier juga menilai lukisan tokoh wayang Toto Duko mencoba mendobrak seni wayang yang dianggap “seni kampungan” pada abad ke-20. Justru, Toto menghadirkan kehidupan manusia abad ke-21 yang lucu.

Source Kompas kompas.id/baca/hiburan/2017/05/27/wayang-toto-abad-ke-21
Comments
Loading...