Lukisan Wayang : Pertempuran Gatotkaca Antasena

0 149

Lukisan “Pertempuran Gatotkaca dan Antasena” merupakan salah satu lukisan Basoeki Abdullah yang terkenal, dan sekaligus turut menjadi titik awal kiprahnya dalam dunia lukis. Pada tahun 1933, Prof. Wolff Schoemacher, seorang guru besar anatomi di Tecnische Hoogeschool Bandung, memberikan kesempatan kepada Basoeki Abdullah untuk memamerkan sebuah lukisan di Jaarbeurs atau Pekan Raya Bandung. Ini merupakan kesempatan langka bagi para pelukis Indonesia karena biasanya yang mengikuti pameran Jaarbeurs adalah para pelukis Eropa saja.

Kesempatan yang diberikan Prof. Wolff Schoemacher tersebut betul-betul dimanfaatkan oleh Basoeki Abdullah. Untuk mengikuti pameran lukisan ini Basoeki Abdullah membuat sebuah lukisan besar yang terinspirasi dari Wayang Jawa, yang menceritakan kisah tentang perang antara Gatotkaca dan Antasena untuk memperebutkan Dewi Sembadra. Pemilihan tema lukisan tersebut dikarenakan Beliau tumbuh dalam lingkungan Keraton Surakarta yang akrab dengan dunia wayang.

Antasena adalah nama salah satu tokoh pewayangan yang tidak terdapat dalam naskah Mahabharata karena merupakan ciptaan para pujangga Jawa. Antasena merupakan anak dari Bima dengan Putri Naga yang bernama Nagagini, dan mampu hidup di dalam air dan di berbagai perairan.  Sedangkan Gatotkaca adalah seorang tokoh dalam cerita Mahabharata, putra Bimasena (Bima) atau Wrekodara dari keluarga Pandawa. Ibunya bernama Hidimbi (Harimbi) dan berasal dari Bangsa Rakshasa. Gatotkaca dikisahkan memiliki kekuatan luar biasa.

Source Dunia dunialukisan-javadesindo.blogspot.com/2017/02/cerita-dibalik-lukisan-legenda-karya.html
Comments
Loading...