Museum Wayang : Museum Wayang & Artefak Purbalingga

0 236

Melihat prasasti yang berada di depan museum, terukir pengesahan atau diresmikannya museum wayang yaitu pada hari minggu tanggal 27 Desember 2009 oleh Bupati Purbalingga, Bapak H. Triyono Budi Sasongko, M.Si.Cepot si gigi kelinci menyambut kedatangan para wisatawan Museum Wayang dan Artefak. Yang paling saya kenali di sini, ya, si cepot ini. Lainnya adalah tokoh pewayangan yang sama sekali tidak paham, hanya tahu sedikit nama saja. Mangkannya saya hanya bisa merabanya saja.

Saya bersama Tante mulai berjalan ke arah kiri. Pada museum ini menyuguhkan koleksi pakaian ada Banyumas yang pernah dipakai oleh Bupati Purbalingga pada hari jadi Purbalingga ke 178. Mulailah, dibelakang almari koleksi baju banyak banget tokoh pewayangan. Tokoh pewayangan ini terbingkai manis di almari kaca. Mulai dari Wayang Kulit, Wayang Golek, Wayang Sadat, Topeng Kelana, Wayang Tegal dan masih banyak wayang yang tidak saya tahu duduk ceritanya.

Kita hanya bisa meraba wayang ini dengan membaca keterangan yang diketik dikertas, dilaminating dan terpasang kurang manis di depan kotak kaca. Mulailah bertemu dengan si Arjuna, Nakula, Yudistira, dan bolo kurowonya. Kalau yang ini, saya paham. Tapi, hanya paham perawakannya, gak paham kisah atau ceritanya secara detailnya. Ketara sekali dahulu tidak pernah memperhatikan pelajaran seni budaya. Hahaha. Selain tokoh wayang yang terkenal pada saat itu.

Source idahceris.com idahceris.com/wisata/museum-wayang-dan-artefak-purbalingga
Comments
Loading...