Nama Tokoh Wayang : Rahu (Kala Rahu), Raksasa

0 470

Sang raksasa bernama Rahu atau Kala Rahu yang menelan Matahari dan Bulan sebagai wujud kebencian Rahu kepada dewa Matahari dan dewa Bulan. Berikut ini adalah kisah Rahu yang di kutip dari sebuah buku Silsilah Wayang Purwa Mawa Carita. Rahu adalah raksasa atau masyarakat Jawa menyebutnya sebagai “Buto” yang lahir dari pernikahan Dewi Sinhika dan Maharsi Kasyapa. Rahu dengan Bathara Wisnu adalah satu ayah beda ibu sehingga keduanya masih memiliki hubungan darah.

Dari hasil pernikahannya dengan Maharsi Kasyapa, Dewi Sinhika memiliki 4 orang putra yakni Sucandra, Candrahantri, Candrapramardana dan yang terakhir adalah Rahu. Rahu sangat benci sekali dengan Bathara Surya (Dewa Matahari) dan Bathara Soma (Dewa Bulan). Saking bencinya tak jarang Matahari dan Bulan sering dimakan Rahu yang telah abadi dengan bentuk berupa kepala raksasa. Kebencian Rahu terhadap kedua dewa tersebut berawal dari pengaduan keduanya kepada dewa wisnu yang menyebabkan leher rahu terpotong dan abadi dengan hanya memiliki kepala saja tanpa badan maupun kaki tangan.

Disebutkan pada suatu hari berkumpulah para dewa untuk meminum air keabadian yang bernama “Tirta Amreta.” Melihat hal itu Rahu yang memiliki wujud raksasa menjelma menjadi dewa agar dapat meminum “Tirta Amreta” dengan harapan kekal abadi seperti yang di alami oleh para dewa. Dengan percaya diri si raksasa besar berkumpul.

Source Wayangku Kafe Astronomi
Comments
Loading...