Nama Tokoh Wayang : Sempani (Begawan Sempani)

0 478

Begawan Sempani, ayah Jayadrata. Seorang pertapa di Padepokan Banakeling. Dalam semedinya, ia mengetahui bahwa setelah kematian Abimanyu, Janaka akan menuntut balas kepada putranya. Begawan Sempani pun diam-diam datang ke Kuru Setra. Pertapa sakti itu bersembunyi diluar garis perang. Ia membacakan mantra dengan sebuah kalung tasbih yang terbuat dari buah kemiri, untuk keselamatan Jayadrata. Sementara Janaka yang terus mengamuk semakin tak terkendali.

Janaka : (Jika sampai matahari terbenam aku belum bisa membalaskan kematianmu, aku susul kau ke Swargaloka,  anakku Abimanyu) “Jayadrata, jika sampai Bethara Surya menenggelamkan sinarnya aku tidak bisa memenggal kepalamu, aku akan menceburkan diri kedalam api suci!”

Sumpah yang langsung tersebar dari mulut ke mulut seluruh prajurit Kurawa yang ada di Kuru Setra. Hingga sampai ke barisan para punggawa di belakang pasukan Astina.

Durna : “Jayadrata, bersembunyilah di bawah tanah. Jangan keluar sebelum matahari terbenam. Janaka akan mati termakan sumpahnya!”

Jayadrata pun masuk ke dalam gedong wojo. Bunker baja. Sementara ayahnya Begawan Sempani mengeluarkan kesaktiannya dengan menciptakan Sewu Jayadrata (seribu Jayadrata). Ia melepaskan untaian biji kemiri dari kalung tasbihnya. Berubah wujud menjadi Jayadrata tiruan. Ribuan Jayadrata palsu itu mengamuk di Kuru Setra. Werkudara yang melihat kembarannya (Jayadrata tercipta dari bungkus bayi Werkudara) membabi buta, segera menghadang. Terjadi pertarungan yang sengit.

Source Wayangku indonesiawayang.com
Comments
Loading...