Ngesti Pandowo : Mengupas Perjalanan Ngesti Pandowo

0 231

Buku pertama yang mengulas secara khusus Wayang Orang (WO) Ngesti Pandawa berjudul ’’Jalan Sunyi Ngesti Pandowo’’diluncurkan gedung PWI, Jalan Tri Lomba Juang, Rabu. Buku karya Bambang Iss Wirya tersebut berisi perjalanan WO Ngesti Pandawa dari kisah para pendiri hingga cara bertahan yang acap menemui kesulitan.

Menulis WO Ngesti Pandawa adalah cita-cita saya. Sejak lama saya mencintai wayang orang

kata Bambang saat peluncuran buku. Dia menjelaskan, sekitar 1970- an saat masa kejayaan WO Ngesti Pandawa, dirinya tidak sempat menikmati pertunjukannya. Sampai akhirnya dia bertemu dengan almarhum pemimpin WO Ngesti Pandawa, Cicuk Sastro Sudirdjo, yang merupakan teman waktu SMA.

Saya rutin menonton WO Ngesti Pandawa. Muncul keresahan di benak saya, penontonnya tidak banyak. Pemainnya juga banyak yang sudah terlalu dewasa, bahkan lanjut usia. Anak muda jarang

tuturnya. Buku tersebut diterbitkan oleh Gigih Pustaka Mandiri dalam 121 halaman, diedit oleh Budi Maryono. Dalam catatan yang ditulis Bambang, WO Ngesti Pandawa pada usia tuanya seolah berjalan sendiri di tengah semarak globalisasi perkotaan. Tanpa ada pembelaan yang berarti dari pemerintah.

Buku ini berkisah kehidupan di balik layar, romantika para seniman wayang orang. Pahit, getir, ambisi, persaingan, kesetiaan, dan kebahagiaan dari para senimannya. Kondisi yang tidak banyak diketahui khalayak penontonnya, sekali pun penggemar fanatiknya

ungkapnya. Dosen Universitas Negeri Semarang.

Source suaramerdeka.com suaramerdeka.com/smcetak/baca/124113/mengupas-perjalanan-ngesti-pandawa
Comments
Loading...