Nyorek Wayang : Teknik Mbabon (Ngeblak, Mutrani)

0 146

Kegiatan nyorek dengan mbabon ini adalah cara yang lazim dipakai dalam mereproduksi wayang kulit, yang menyangkut masalah bentuk, ukuran, dan penerapan hiasannya. Teknik ini memungkinkan untuk membuat produk yang sama dengan kemungkinan kecil mengalami perubahan, artinya barang yang akan dibuat akan sama dengan barang yang diblak atau diputrani. Jika terjadi perubahan pada umumnya hanya terjadi pembesaran sebesar alat yang digunakan dalam menggores.

Oleh karena itu disarankan menggunakan pahat corekan yang runcing seperti jarum, sehingga bila melar hanya sebesar ujung jarum ini. Teknik reproduksi dengan cara mutrani ini telah lama digunakan dalam pembuatan wayang kulit, sehingga bentuk wayang kulit yang sudah dianggap sempurna dapat disalin atau dibuat lagi dengan teknik mbabon (mutrani).

Cara mbabon atau ngeblak (mutrani) dapat dijelaskan sebagai berikut:

Tokoh wayang kulit; yang akan diblak atau diputrani diletakkan di atas sehelai kulit yang telah disediakan. Sebelumnya kulit harus dicek (dikontrol) terlebih dahulu berkaitan dengan ketebalan, posisi tokoh wayangnya, sehingga bagian tertentu seperti tangan tidak mendapatkan bagian kulit yang seratnya memotong. Hal ini akan berpengaruh kurang baik jika wayang itu nantinya digunakan untuk kegiatan pergelaran, karena serat yang melintang akan mudah rusak atau putus jika terlipat. Masih berkaitan dengan bahan kulit perkamen untuk membuat wayang kulit dihindari adalah kulit nggadhung

Source ceritawayangkulit.wordpress.com ceritawayangkulit.wordpress.com/2014/04/11/wayang-gaya-yogya-8
Comments
Loading...