Pagelaran Wayang : Bentuk Pakeliran Wayang Sekarang

0 20

Bentuk pakeliran wayang dewasa ini yang dikemas untuk kepentingan massa, harus menyesuaikan dengan selera penonton yang telah mengalami perubahan, karena pertunjukan wayang merupakan akulturasi antara selera estetis penonton dengan selera estetis dalang. Dampak dari pergeseran pertunjukan wayang dewasa ini, maka terjadi kekaburan nilai-nilai, nilai lama telah ditinggalkan, sedangkan nilai-nilai baru belum mantap fungsinya bahkan belum ditemukan, hal itu tercermin dalam setiap pertunjukan wayang kulit masa kini.

Berdasarkan pengamatan di lapangan bahwa sajian pakeliran wayang dewasa ini ada kecenderungan makin berkembang menjadi bentuk-bentuk hiburan sebagai komoditi komersial. Dengan demikian pertunjukan wayang dewasa ini secara kuantitas masih menggembirakan, walaupun diterpa oleh arus modernisasi dan kemajuan teknologi, informasi dan komunikasi. Pakeliran wayang masih tetap eksis di tengah-tengah masyarakat pendukungnya walaupun dalam sajiannya aspek yang bebentuk sakral, magis dan simbolis serta kadnungan nilai artistik, nilai kultural dan nilai moral religius tampak semu.

Pertunjukan wayang kulit purwa tradisi baik gaya Surakarta maupun gaya Yogyakarta hingga sekarang masih segar, hidup di tengah masyarakat pendukung budaya Jawa oleh karena adanya faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang datang dari para senimannya atau para pelaku wayang selalu berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, ia mencoba membuat garapan baru atau pengembangan wayang baru. Hal itu ditandai dengan munculnya.

Source Research researchgate.net/publication/301740589_UPAYA_MENCEGAH_HILANGNYA_WAYANG_KULIT_SEBAGAI_EKSPRESI_BUDAYA_WARISAN_BUDAYA_BANGSA
Comments
Loading...