Pagelaran Wayang : Pagelaran Wayang Kulit Indonesia

0 161

Terhitung sejak 10 November kemarin, Indonesia resmi memamerkan warisan budaya, benda seni dan berbagai macam kekayaan lainnya di Belgia dalam rangkaian Festival Europalia Indonesia, tepatnya berlokasi di museum Kota Binche, Belgia. Pameran dibuka Duta Besar RI untuk Kerajaan Belgia Yuri O. Thamrin bersama General Manager Europalia International Koen Clement, Presiden Dewan Museum Jean-Pierre Jaumot dan Direktur Museum International Karnaval dan Topeng Binche Clemence Mathieu.

Acara itu mendapat perhatian dari 150 warga kota Binche. Festival yang terkenal dengan topeng dan karnavalnya ini menampilkan tidak hanya kapal pinisi asal Sulawesi Selatan, tetapi juga di bulan November ini menggelar pameran wayang kulit Indonesia yang diselenggarakan selama 3 bulan terhitung dari 10 November 2017 hingga 11 Maret 2018. Uniknya, pameran digelar selama tiga bulan menampilkan koleksi wayang milik Claude Lavalle, seniman warga Binche yang mencintai seni dan budaya Indonesia.

Pada tahun 2014, wanita kelahiran Rwanda ini memberikan 12 lukisannya kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Karya-karyanya selalu menggambarkan wayang dan interpretasi wayang dalam seni lukis modern kontemporer. Claude Lavalle mengaku tinggal selama 13 tahun di Indonesia dan sangat mencintai Indonesia. Dubes Yuri O. Thamrin menyampaikan pengalamannya saat menyaksikan wayang. Dalam pertunjukan wayang sang dalang menceritakan filsafat Astabrata, yaitu delapan karakter yang dimiliki pemimpin, antara lain layaknya bumi yang kuat menanggung beban, matahari mampu menyinari.

Source goodnewsfromindonesia.id goodnewsfromindonesia.id/2017/11/13/pagelaran-wayang-kulit-indonesia-memukau-warga-belgia
Comments
Loading...