Pagelaran Wayang : Pelajaran Hidup dari Wayang

0 129

Kisah yang dibawakan oleh dalang Ki Gunarto Gunotalijendro dalam pagelaran wayang kulit di silang Monas Jakarta, Sabtu malam (14/4/2018) memberikan suatu pelajaran luhur kepada manusia bahwasanya sebuah ilmu harus dipertanggung jawabkan kegunaannya. Cerita dengan tema pusaka

Poncosonyo Wreksaning Bumi

yang diangkat oleh sang dalang untuk merayakan HUT ke-48 Pos Kota, ternyata suatu pusaka yang dapat menjadi melapetaka jika jatuh ke tangan orang yang salah. Awalnya diceritakan bahwa sebelum masa Ramayana hidup pohon yang konon terpental dari surga. Pohon tersebut bernama pohon Kastubo. Karena merasa tak mendapat keadilan ia menuntut ke para dewa di kahyangan untuk dikembalikan ke surga. Namun pil pahit harus diterimannya, ia tidak diizinkan untuk kembali ke surga tempat dulu ia hidup.

Melihat kenyataan tersebut sang pohon Kastubo akhirnya memutuskan untuk puasa tak minum air, walaupun terdapat aliran air di depannya. Karena berpuasa sangat lama pohon itu pun akhirnya kering dan layu. Sampai akhirnya sang Bhatara Guru tak sengaja melintas di atasnya saat membawa pusaka nan hebat “Kembang Wijaya Kusama”. Seketika pohon kastubo yang awalnya kering berubah menjadi raksasa yang dipimpin oleh Prabu Getah Banjaran dan Banjaran Pati. Karena masih menyimpan dendam karena permintaannya kembali ke surga ditolak akhirnya Prabu Getah Banjaran bersama punggawa raksasanya menyerang kahyangan dan bertempur.

Source poskotanews.com poskotanews.com/2018/04/15/ini-pelajaran-hidup-dari-cerita-wayang-dalang-ki-gunarto-di-monas
Comments
Loading...