Pagelaran Wayang : Pilahan (Sebutan) Dalang Wasesa

0 227

Kata ‘wasesa’ dalam bahasa Jawa artinya ‘kuasa’. Dalang Wasesa (Wisesa) pada tataran ini sudah menunjukkan kelebihannya di keluasan wawasan – pengetahuan dan gagasan kemudian semacam mendapatkan ‘kuasa’ atau ‘otoritas’ di publik untuk mencetuskan ide – ide gagasannya, biasanya dalam bentuk wejangan – wejangan atau ajaran – ajaran. Ia dalam istilah kekinian sudah berada di tataran ekspresi. Pertunjukkan wayang sudah ia kuasai betul dan dijadikan wahana untuk mengungkap perasaan, gagasan dan pikirannya tentang kehidupan.

Ia mahir atau mempunyai penjiwaan yang kuat memainkan tokoh dan cerita wayang. Sehingga, karena pandaiannya menceritakan, menggunakan kata – kata, memainkan wayang, cerita atau lakon tersebut seakan ‘hidup’, perasaan dan pikiran penonton terbawa. Ikut sedih ketika tokoh wayang susah, tertawa ketika suasana gembira dan sebagainya. Ia sanggup membangkitkan emosi penonton. Kepandaiannya bertutur dapat menyebabkan larutnya emosi penonton sehingga seolah mereka merasa dalam dunia pewayangan yang sedang dilakonkan.

Ia biasanya memiliki prabawa kuat terhadap penontonnya. Ia sangat menguasai berbagai cerita maupun teknik pendalangan, sehingga perasaan penonton mudah terbawa kedalam suasana yang dipentaskan, seperti trenyuh atau belas kasih, kemurkaan, hati yang lapang, kesabaran, prihatin, perasaan cinta atau asmara dan sebagainya. Ia dapat menguasai dan mengenal medan yang diinginkan penonton dalam membawakan lakonDalam membawakan lakon itu, ia tidak lepas dari unsur keadaan lingkungan.

Source My Wayang Yoga Hart
Comments
Loading...