Pagelaran Wayang : Reportor yang Disajikan Wayang

0 39

Selain dari gamelan berlaras pelog dan slendro, iringan dalam Wayang Orang Komunitas Graha Seni Mustika Yuastina menghadirkan instrumen modern seperti bass drum dan biola. Hal ini terkait dengan proses pembentukan iringan, para anggota pengrawit selalu menyumbangkan ide demi terbentuk iringan yang cocok dengan gerak yang disampaikan. Ada beberapa reportor yang disajikan utuk pertunjukan Wayang. Salah satunya pengaplikasian dari Wayang Kulit ke Wayang Orang.

Disamping penambahan instrumen, Kukuh selaku panata gending juga mengolah jenis repotoar gending seperti gangsaran, sampak, srepeg, ketawang, dan ladrang. Untuk spesifikasi yang lebih utama pada pembuatan iringan pada komunitas ini adalah pembuatan gending reportoar yang dibuat sendiri untuk mengiringi dan menambah terciptanya suasana dalam pertunjukan. Penggarapan iringan mencapai prosentasi 70%, seperti halnya intro dan perang, melihat lakon ini banyak adegan peperangan.

Pada kasus tersebut dapat dilhat dari perkembangannya pada iringan Wayang Orang THR yang cenderung menggunakan iringan gending reportoar yang sudah ada. Pada penggarapan gending tidak lepas dari struktural dari gending tersebut. Contohnya gending Gangsaran biasanya digarap oleh Wayang Orang THR terdiri dari empat kenong, tiga kempol, satu gong menjadi gantungan ji gantungon mo. Meskipun seperti itu pengembangan bilah nada harus disesuaikan dengan kebutuhan tari. Penambah instrumen biola dan drum menjadikan iringan semakin menarik perhatian. Pemanggungan dan Perlengkapan

Source journal2.um.ac.id journal2.um.ac.id/index.php/dart/article/download/2185/1287
Comments
Loading...