Pagelaran Wayang : Saat Tunjukan Wayang Turun

0 97

Ketika pertunjukan wayang orang mulai mengalami penurunan yang disebabkan adanya televisi dengan acara hiburan yang lebih menarik maka berdampak pada kehidupan seniman wayang orang yang bergantung pada pertunjukan wayang orang. Akhirnya pada sekitar tahun 1990-an wayang orang THR Surabaya dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surabaya. Bantuan dana diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan para seniman dan biaya latihan serta biaya produksi saat wayang orang dipertunjukan.

Walaupun demikian pertunjukan wayang orang belum stabil. Dalam situasi seperti ini mempengaruhi pertunjukan yakni kadang pentas kadang tidak. Dana yang diberikan oleh pemerintah juga belum mencukupi mengingat kebutuhan dalam sebuah pementasannya memerlukan dana produksi yang sangat tinggi. Ketika wayang orang tidak melakukan pementasan maka pemain wayang orang tidak mendapatkan uang untuk biaya hidup sehari-hari. Pemain wayang orang mencari pekerjaan lain untuk mencukupi kebutuhan ekonominya dikarenakan profesi sebagai pemain wayang orang yang tidak menjanjikan.

Sekitar tahun 2000 wayang orang THR Surabaya sempat vakum dalam pertunjukannya selama dua tahun dengan alasan karena krisisnya penonton dan tidak adanya dana untuk sebuah pementasannya. Di tengah keterpurukannya, ternyata masih ada beberapa seniman wayang orang yang ingin menghidupkan kejayaan wayang orang di Surabaya dengan konteks kekinian yang menyesuaikan kondisi masyarakat saat ini. Faktanya di Surabaya terdapat komunitas Wayang Orang THR yang tetap eksis.

Source jurnalmahasiswa.unesa.ac.id jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/apron/article/view/11981/11181
Comments
Loading...