Pagelaran Wayang : Tari Wayang Opera Semar Badranaya

0 190

Drama Tari Wayang dalam lakon

Opera Semar Badranaya

di Concert hall Taman Budaya Yogyakarta. Dikisahkan Kerajaan Amarta sedang mempersiapkan pesta pernikahan Arjuna dengan Srikandi. Untuk menguji cinta Arjuna, Srikandi memberikan syarat kepada Arjuna berupa kuncung Semar sebagai bukti kesetiaannya. Sebuah permintaan yang tidak mudah mengingat Semar adalah titisan dewa yang tidak lain adalah saudara Bthara Guru dan Bathara Narada. Agar upacara pernikahan dapat berlangsung, mau tidak mau Arjuna memenuhi permintaan Srikandi yang sesungguhnya saat meminta syarat tersebut telah dirasuki oleh Dewi Durga.

Mendapat perlakuan demikian dari Arjuna, Semar marah dan tidak bisa menerima perlakuan yang memalukan tersebut. Baginya, kepala berikut kuncunng adalah lambang kehormatannya, dimana bahkan dewa pun tidak berani menyentuh kepalanya. Dengan perlakuan tersebut dan tanpa kuncung, meski berkuasa ia sering dilecehkan manusia dan dewa. Akhirnya bersama putra kesayangannya Bagong, Semar pergi ke kahyangan Jonggring Salaka menemui saudaranya Btahara Guru dan Bathara Narada meminta agar wajah tampannya dikembalikan lagi.

Saat menemui Bthara Guru-Narada, Bagong tidak diperkenankan masuk oleh dua penjaga kahyangan bahkan diusir. Saat Semar berubah dalam wajah aslinya, tidak ada satupun yang mempercayainya bahkan anak-istrinya termasuk Bagong yang mengantarkan ke kahyangan. Dengan wajah aslinya akhirnya Semar mengubah namanya menjadi Prabu Sanggadonya Lukanurani dengan kerajaan bernama Simpang Bawana Nuranitis.

Source satuharapan satuharapan.com/read-detail/read/drama-tari-wayang-opera-semar-badranaya
Comments
Loading...