Pagelaran Wayang : Tuntutan Pakeliran yang Baik

0 140

Saat ini penonton semakin menuntut pakeliran yang baik, artinya dalang harus bisa mengetahui selera penonton. Dengan demikian untuk menampilkan satu pakeliran yang baik seorang dalang dituntut untuk terus menerus belajar dan melakukan konsultasi atau diskusi dengan semua pakar untuk ditimba ilmunya. Dengan harapan agar tidak ketinggalan dari segi aktualitas baik dalam menggambarkan persoalan masa kini, maupun hal-hal yang bersifat mengembangkan wacana secara umum.

Seorang dalang yang sudah terkenal, dalam satu pementasan akan memasang tarif yang lebih tinggi baik untuk dirinya maupun untuk anggota rombongannya, dibandingkan dengan dalang muda atau dalang yang telah lewat dari puncak kariernya. Dalam menetapkan tarif pergelaran, biasanya dalang akan memperhitungkan jarak yang harus ditempuhnya untuk menuju tempat pergelaran. Kemudian lama perjalanan, serta masalah apakah dalang membawa peralatan dan rombongan karawitannya sendiri ataukah tidak.

Bagi Ki Manteb hal seperti tersebut di atas juga menjadi pertimbangannya bila akan melakukan pergelaran di suatu tempat. Beliau akan memasang tarif yang disesuaikan dengan lokasi dimana tempat pergelarannya dan siapa yang menanggapnya. Khusus untuk tanah kelahirannya di Mojolaban Ki Manteb tidak akan memberikan tarif, dengan kata lain gratis. Hal ini merupakan bukti kecintaannya pada tanah kelahirannya. Di sini terbukti bahwa hubungan dalam arti kekeluargaan memainkan peranan penting, secara moril seorang dalang begitu.

Source ia800206.us.archive.org ia800206.us.archive.org/1/items/KiMantebSoedharsonoLR/Ki%20Manteb%20Soedharsono_LR.pdf
Comments
Loading...