Pameran Wayang : Djatiprambudi, Kurator Pameran

0 16

Kurator pameran Djuli Djatiprambudi menyebut cerita Panji sebagai dasar konsep penciptaan seni rupa kontemporer memiliki tantangan tersendiri. Tantangannya terletak pada perbedaan pemahaman dan tafsir para perupa tentang sejarah cerita Panji itu sendiri.

Pameran ini memberikan gambaran tentang hibridasi ungkapan estetik antara kelokalan dan kekontemporeran. Hibridasi ini terbentuk melalui hubungan pengetahuan, imajinasi, dan intuisi antara ide dasar yang terkandang dalam cerita Panji dan inspirasi perupa

ujarnya. Terlepas dari proses kreatif, Direktur Jenderal Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Restu Gunawan mengatakan, tema Panji diambil karena cerita yang menggambarkan percintaan Panji Asmorobangun dengan Dewi Sekartaji itu sudah diakui dunia menjadi memory of the world dari UNESCO pada 2017. Melalui tema ini, menurut Restu, pihaknya berharap penguatan pendidikan karakter berbasis pada pendidikan lokal bisa terus muncul.

Posisi Panji penting, orang Jawa Timur harus merasa memiliki Panji. Kita sodorkan kepada anak-anak sekolah, mulai dari Batu

ujarnya.

Kita tahu Panji lahir di Jawa Timur, Kediri tepatnya, kemudian besar di Majapahit dan menyebar di seluruh Asia Tenggara dengan berbagai versi. Dan sekarang sudah diakui dunia. Di dalam cerita, Panji luar biasa nilainya

ujarnya. Menurut Restu, jika biasanya seniman pertunjukan telah merespons cerita Panji, sekarang saatnya para perupa meresponsnya dalam wujud seni rupa.

Source Kompas kompas.id/baca/hiburan/2018/10/06/panji-dalam-seni-rupa
Comments
Loading...