Pelukis Wayang : Ki Djoko Sutedjo, Lahir di Boyolali

0 210

Ki Djoko Sutedjo lahir di Dukuh Pelang, Desa Bade, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali. Hal ini adalah wujud baktinya kepada tanah kelahirannya. Ki Djoko Sutedjo, Pimpinan Pondok Seni Rupa Wayang. Lukisan yang dimaksud adalah lukisan berjudul Guru Sejati. Lukisan ini terinspirasi dari perjalanan Bima untuk mencari air kehidupan, hingga bertemu Dewa Ruci yang menggambarkan kepatuhan seorang murid terhadap gurunya. Seniman kelahiran 1952 ini mengaku sehari-hari mendidik anak-anak di lingkungannya untuk melukis. Dari lukisan tersebut, anak-anak dikenalkan dengan berbagai tokoh wayang yang menjadi idola masing-masing anak. Dengan begitu diharapkan anak-anak bisa meniru sifat-sifat yang baik dari karakter tersebut.

Selain itu kita juga mengenalkan kepada generasi muda tentang wayang dan seni rupa

kata dia. Seniman Semarang ini, bercerita tentang awal dirinya melukis. Dikatakan bahwa sekitar 40 tahun silam, dirinya lebih cenderung menggeluti lukis naturalis. Namun pertengahan tahun 80an, dirinya memutuskan untuk menekuni dunia lukis wayang.

Saya itu prihatin dengan kondisi anak muda saat itu, banyak yang lebih gandrung dengan budaya Barat, karenanya saya lebih memilih wayang sebagai obyek lukisan

paparnya. Prestasi Ki Djoko moncer lantaran tiga rekor Muri yakni melukis tokoh wayang Semar terkecil ukuran 3 x 3 centi meter (cm) tahun 1998, dan tahun 1999, serta melukis tokoh Semar berukuran 2 x 2 cm di sebuah kartu perdana telepon seluler.

Source timlo.net timlo.net/baca/68719720474/ki-djoko-sutedjo-sang-pelukis-wayang
Comments
Loading...