Pengrajin Wayang : Bayu Putra, Wayang Kulit Sragen

0 107

Bayu Putra, yang mulai menggeluti kerajinan wayang ini sejak tahun 2013, beralamat di Putatan RT 08, RW 02, Kroyo-Karangmalang-Sragen. Diawali rasa penasaran, Bayu mulai belajar membuat wayang kulit secara otodidak, dengan berguru pada pengrajin senior. Dirinya mencoba membuat wayang kulit dan memasarkannya melalui media sosial, yang tidak disangka mengundang banyak minat masyarakat. Usaha yang dirintisnya sedikit demi sedikit mulai berkembang.

Karena proses pengerjaannya yang butuh ketelitian tinggi, dalam 1 bulan, Bayu biasa mengerjakan 2-3 wayang pesanan , yang dikirimkan ke Lampung, Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi, dengan mayoritas pemesan adalah Kolektor dan Dalang. Bayu Putra menjelaskan, bahan baku pembuatan wayang kulit berupa kulit kerbau, diambil langsung dari Jogjakarta dan Solo. Bayu menceritakan, proses pembuatan wayang cukup panjang, dimulai dengan membuat pola wayang yang ingin dibuat, kemudian kulit ditatah untuk menghasilkan bentuk yang diinginkan, selanjutnya wayang disungging atau diwarnai. Proses terakhir pengerjaan pembuatan wayang yakni pemasangan

gapet

atau pegangan wayang yang biasanya terbuat dari tanduk kerbau. Wayang yang dibuat oleh Bayu Putra adalah Wayang khas Solo, dengan pewarnaan identik khas sragenan. Bayu mengungkapkan, pewarnaan khas Sragen cenderung lebih berani dan mencolok. Harga yang ditawarkan cukup bervariasi, mulai dari 400 ribu rupiah hingga 7 juta rupiah, tergantung dari ukuran, kerumitan, dan bahan yang digunakan. Dirinya berharap, anak muda tidak hanya mengenal.

Source lpplbuanaasri.com lpplbuanaasri.com/pengrajin-wayang-kulit-khas-sragen
Comments
Loading...