Pengrajin Wayang : Dwi Sunaryo, Seniman Tatah Sungging

0 230

Pada umur 9 tahun saya pergi ke rumah Pak Hadi Carito, seorang penatah terkenal di Kampung Kepuhsari. Saya bilang “Pak saya ingin nyantrik (belajar) wayang.” – Pak Dwi Sunaryo, Seniman Tatah Sungging Kepuhsari

Di Kampung Wayang Kepuhsari hampir tidak ada yang tidak mengenal Pak Dwi Sunaryo. Menyebut namanya di lingkungan Kepuhsari seakan membawa setiap orang yang mendengarnya kembali kepada kenangan masa kecil. Pak Guru. Begitulah beliau dipanggil. Selama lebih dari 60 tahun profesi sebagai penatah sekaligus pendidik senantiasa dilakoninya dengan penuh rasa cinta. Bahkan hingga kini, di usia yang  hampir menginjak 77 tahun beliau masih aktif menjadi guru honorer di SMPN 2 Manyaran sebagai pendidik mata pelajaran muatan lokal Tatah Sungging.

Senyum dan semangat. Hal itulah yang selalu terasa setiap kali berjumpa dengan beliau. Pribadinya yang ramah dan bersahaja rupanya mampu menjadi penempa keterampilan yang  sangat mumpuni bagi banyak orang. Tak terhitung berapa siswa yang telah di didik, baik secara formal melalui sekolah maupun informal seperti di sanggar miliknya. Tidak hanya di lingkungan sekitar, beliau juga berkesempatan untuk mendidik keterampilan bagi anak anak di luar kota seperti di Kabupaten Sukoharjo maupun mendidik anak-anak putus sekolah di wilayah perbatasan Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Klaten. Semua dilakukannya dengan senang hati, asalkan seni tatah sungging masih bisa melestari.

Source kkampungwayangkepuhsari.com kampungwayangkepuhsari.com/seniman/sang-guru-tatah-sungging-wayang-kulit
Comments
Loading...