Pengrajin Wayang : Mulyono Sejati, Sumberpucung

0 146

Mulyono Sejati
Lahir: 1975
Ayah: Amir (80)
Ibu: Rati

Mulyono Sejati, pria asal Dusun Turus, Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung ini. Semangatnya untuk belajar dan mencari tantangan baru membuat dirinya menjadi sosok yang serbabisa. Seperti apa kisahnya? Sederhana dan sangat bersahaja, inilah penggambaran yang tepat bagi Mulyono Sejati. Saat ditemui di rumahnya, Mulyono, sapaan akrabnya, terlihat tengah sibuk dengan alat pahatnya. Ya, di atas meja kayu mini berukuran 1×1 meter,  dia sudah menghasilkan ratusan wayang kayu.

Tak hanya mahir memahat papan kayu menjadi sebuah wayang, Mulyono pun bisa membuat wayang dari kulit asli. Menurut Mulyono, keahliannya membuat tokoh wayang dari bahan kayu atau kulit tersebut sudah ditekuni sejak remaja. Keterbatasan fisik karena kakinya tidak tumbuh normal membuat semangatnya untuk mandiri sudah ditempa sejak dini. Pria 43 tahun ini mengaku mulai bekerja sejak berusia 19 tahun. Saat itu, dia diterima bekerja di toko mebel.

Di tempat tersebut, dia diminta mengerjakan pekerjaan yang mampu dikerjakannya. Karena itu, dia ikut berproses membuat kursi, lemari, meja, dan berbagai perabotan rumah tangga lainnya. “Yang utama saat itu, tugas saya lebih banyak mengerjakan anyaman pada bagian kursi. Saat itu kan memang lagi ngetren perabot dari anyaman”, katanya. Rutinitas sebagai karyawan mebel ditekuninya selama tiga tahun. Pada tahun 1996, Mulyono memutuskan berhenti dari pekerjaan.

Source Radar radarmalang.id/ingin-belajar-menjahit-malah-diajak-pameran-wayang-kayu-ke-surabaya
Comments
Loading...